Bahasa Pemrograman Terbaik Untuk Dipelajari Saat Ini

Komputer menyesuaikan keinginan penggunanya, oleh sebab itulah programmer awalnya akan belajar berbicara dalam bahasa mereka. Dengan demikian komputer akan akan memahaminya.

Sekarang, sesuai perkembangan zaman yang semakin canggih serta banyaknya aplikasi-aplikasi yang bermunculan maka penggunaan bahasa pemrograman juga perlu di sesuaikan dengan kebutuhan dengan cepat dan praktis, tepat pada tujuan.

Anda mungkin bertanya apakah ada satu pilihan terbaik untuk bahasa pemrograman? Apakah itu lebih baik dari yang lainnya? Atau malah kebanyakan bahasa pemrograman malah membuat para mahasiswa atau pemula lebih pusing karena terlalu banyak informasi?

Pelajari 3 Bahasa Pemrograman Terbaik Ini Sekarang

Oke deh, untuk membuat lebih sederhana mari kita lihat mengapa tiga bahasa pemrograman ini yaitu Java, Python, dan JavaScript tetap layak dipelajari sampai hari ini.

Java: Bahasa Pemrograman Klasik Berorientasi Objek

Sejak dalam masa perkembangannya yang pesat, berbagai pengujian untuk pengembangan tahap lanjut selalu memilih bahasa pemrograman ini. Java memang tidak sepenuhnya mendominasi penggunaan bahasa pemrograman.

Namun sampai saat ini Java digunakan di berbagai perangkat yang sering Anda atau orang-orang pakai seperti smartphone, televisi, situs web, atau mini device lainnya.

Semua itu cukup menggambarkan jika Java tetap manjadi bagian penting atau tulang punggung perangkat-perangkat modern sampai hari ini. Selain itu, dengan memilih bahasa pemrograman yang matang seperti Java, Anda juga akan mendapatkan dukungan referensi library yang sangat lengkap dan sudah teruji.

Pastinya banyak komunitas programmer yang akan saling bertukar pikiran untuk membantu menyelesaikan masalah Anda. Tidak hanya itu, sampai saat ini pasti sudah tidak terhitung banyaknya baris kode yang bisa Anda pelajari secara gratis dari open source.

Bahkan dari situ Anda juga bisa mengembangkan, merevisi, atau mempelajarinya untuk pekerjaan atau kebutuhan Anda. Jadi, Java tidak usang dan tetap layak Anda pelajari hari ini.

Baca Juga:  7 Alasan Kenapa Belajar Java?

Mungkin Anda bosan ketika harus selalu menentukan jenis variabel dalam Java. Tapi sebenarnya tidak memerlukan waktu lama ketika Anda harus melakukan itu, misalnya menambahkan ‘int’ ke baris kode Anda.

Sekarang ambil sisi positifnya, dengan menentukan tipe variabel, Anda akan membiarkan compiler untuk memeriksa ulang kode Anda dan memberi tahu Anda ketika ada kesalahan sebelum diterapkan.

Bahasa pemrograman type-checked seperti Java akan memberikan pelajaran penting bagi para programmer baru karena itu akan memaksa mereka berfikir lebih cermat mengenai logika dalam kode-kode mereka.

Python Yang Baru

Sebenarnya Python bukanlah bahasa pemrograman yang benar-benar baru karena proyeknya sendiri sudah dimulai sejak 30 tahun lalu. Apa yang membuatnya seperti baru adalah karena Python meraih kesuksesannya secara perlahan.

Sekarang Python sudah banyak sekali digunakan di kalangan programmer biasa. Dampaknya adalah institusi pendidikan dan sekolah pemrograman pasti akan disibukkan dengan membuat rencana pembelajaran baru, pemberian ujian-ujian baru, dan bahkan mengembangkan aplikasi-aplikasi baru. Jadi Python punya prospek yang bagus untuk Anda pelajari saat ini.

Apalagi Python juga banya dipilih orang karena bahasa pemrograman ini ‘segar’. Orang-orang seperti menemukan sesuatu yang baru meskipun semua bahasa hanyalah syntak pintar yang menyembunyikan seleksi if-then-else dari kode assembly.

Bahkan pada November 2020, berdasarkan data dari Tiobe Index, Python telah menggeser Java untuk mengambil alih peringkat nomor dua untuk bahasa pemrograman paling populer.

Sementara itu bahasa C tetap berada di paling atas. Kepopuleran bahasa diukur berdasarkan aktivitas mesin pencari, dan index yang sudah berusia 20 tahun ini selalu menempatkan C dan Java dalam posisi teratas.

Kalau Anda pikir kode Anda cukup baik tanpa harus menambahkan informasi tentang tipe data setiap variabel maka Python adalah pilihan yang tepat.

Baca Juga:  Kursus Online Java Terbaik Untuk Pemula

Dengan Python komputer bisa mengetahui setipa jenis data yang akan dieksekusi. Jadi Anda tidak perlu melakukan pekerjaan ekstra untuk menambahkan tipe variabel dalam baris kode.

Runtime Python dalam dokumentasinya menjelaskan bahwa tidak memberlakukan anotasi tipe variabel dan fungsinya, namun itu masih tetap bisa digunakan.

JavaScript: Ada Dimana-mana

Kalau Anda menggunakan browser berarti ada JavaScript di situ. Browser sudah menjadi pondasi untuk perangkat desktop, ponsel, atah di toko-toko online yang sering Anda kunjungi.

Aplikasi web Node.js bertanggung jawab untuk kesuksesan JavaScript mengambil alih garis depan untuk penggunaan di server web.

Alasannya adalah itu membuat pengembang bisa menulis kode isomorfik dengan cara yang paling populer untuk bisa berjalan dengan baik di server ataupun klien.

Sebenarnya secara praktis usia Java dan JavaScript itu sama. Tapi, orang-orang memerlukan waktu yang lama untuk menemukan kekuatan JavaScript.

Jadi tidak heran jika JavaScript itu terasa baru dan sudah lama pada saat yang bersamaan.

Sebenarnya JavaScript bukanlah type-languange namun beberapa anggota elit dari JavaScript world telah membuatnya beralih ke TypeScript.

Itu adalah superset dari bahasa aslinya untuk memberikan kemampuan mengatur tipe ketika para pengguna menginginkannya.

Tapi kalau pengguna tidak membutuhkannya juga tidak masalah karena JavaScript tetap akan berjalan dengan baik. Kalau dipikir-pikir ini seperti pemeriksaan kode dengan santai oleh compiler.

Kesimpulan

Jadi untuk saat ini tiga bahasa pmrograman, yaitu Java, Python, dan JavaScript layak untuk Anda pelajari. Java masih menguasai perangkat-perangkat, Python mengusai data-data sains, sedangkan JavaScript sangat kuat di web dan browser.  Selain itu, Java punya IDE yang hebat, Python punya dukungan cloud yang luar biasa, dan JavaScipt punya JSFiddle yang sangat menonjol untuk berbagi kode dengan develope lain.

Baca Juga:  #5 Bahasa Pemrograman Terbaik Untuk Pengembangan Aplikasi Mobile

Meskipun peralihan bahasa pemrograman bisa membuat bingung tapi Anda juga bisa menggunakan ketiga bahasa pemrograman tersebut dalam proyek untuk saling mendukung. Proyek Java atau JavaScript untuk menganalisis data dapat terhubung dengan data di library sains yang ditulis dalam Python.

Tidak hanya itu, para pengembang yang cerdas juga sudah menyediakan tools yang bisa mengintegrasikan bahasa pemrograman yang berbeda satu sama lain, menghubungkan, dan secara otomatis menterjemahkannya.

Anda juga bisa menjalankan kode Python di browser dengan beberapa pilihan berbeda dan nanti mungkin ada cara lainnya yang lebih banyak lagi. JavaScript bisa di evaluasi oleh Java dengan menggunakan class ScriptEngine. Sementara itu ratusan bahasa pemrograman berbeda bisa dijalankan sebagai JavaScript melalui emulasi atau translasi.

Jadi ketiga bahasa pemrograman ini tidak perlu terpisahkan atau terisolasi satu sama lainnya. Sebagai langkah awal apakah Anda tertarik untuk mempelajari salah satunya terlebih dahulu? Selamat belajar koding!

Leave a Comment