Tutorial Java Swing Layout Manager

Pada tutorial Java kali ini kita akan menambahkan Java swing komponen dan membahas tentang layout manager. Pada tutorial sebelumnya Anda sudah mengetahui tentang dasar JFrame. Dimana hasil outputnya hanyalah frame kosong dan tidak memiliki kontrol apa-apa.

Pada kesempatan ini Anda akan menambahkan komponen pada window tersebut. Namun pengetahuan mengenai layout manager untuk kontrol posisi di mana komponen itu akan diletakkan juga menjadi poin yang cukup penting.

Sebagai pengetahuan untuk Anda, contoh komponen adalah:

  • button
  • check box
  • combo box
  • list
  • menu
  • slider
  • radio button
  • spinner

Komponen itu sendiri adalah merupakan dasar sebuah aplikasi pada Java.

Fungsi Layout Manager

Layout manager berfungsi untuk mengatur peletakkan komponen pada lokasi yang diinginkan pada window danĀ  mengatur ukuran komponen. Tentu aja ini memang merupakan subjek yang penting ketika Anda ingin menambahkan mendesain GUI yang user friendly.

Bisa Anda bayangkan jika semua komponen yang kita letakkan pada frame berantakan karena tidak ada yang mengaturĀ  tata letak atau menyesuaikan ukurannya. Tentu GUI yang ditampilkan menjadi buruk.

Oleh sebab itulah Java menyediakan layout manager yang sangat bermanfaat untuk mengatur tata letak komponen. Satu hal yang pasti bahwa layout manager membuat desain GUI menjadi lebih mudah.

Beberapa layout manager pada Java adalah:

  • BorderLayout
  • BoxLayout
  • CardLayout
  • FlowLayout
  • GridBagLayout
  • GridLayout
  • GroupLayout
  • SpringLayout

Anda bisa memilih sesuai dengan kebutuhan Anda untuk membuat GUI yang bagus dan menarik.

Menambahkan Komponen ke Frame

Sebelumnya kita sudah membuat kode sederhana bagaimana cara menampilkan frame seperti di bawah ini:

Output:

JFrame Swing Java Example Tutorial

Dari output tersebut Anda bisa melihat itu hanyalah sebuah window kosong tanpa ada komponen apapun di dalamnya. Dan Anda memerlukan komponen untuk memudahkan user berinteraksi dalam aplikasi. Frame itu sendiri berfungsi sebagai wadah atau container di mana komponen-komponen lainnya dapat ditambahakan.

Untuk tutorial ini, sebagai contoh, Anda akan menambahkan sebuah tombol dan text area pada frame. Untuk pengaturan tata letak Anda akan menggunakan border layout.

Berikut ini adalah gambar dari tata letak komponen ketika menggunakan border layout:

border layout
Border Layout. Sumber: Oracle

Jadi pada border layout itu terdapat beberapa posisi. Di dalam program ditunjukkan seperti arah mata angin, yaitu:

  • CENTER: Komponen di tengah
  • NORTH: Komponen di atas
  • EAST: Komponen di kanan
  • WEST: Komponen di kiri
  • SOUTH: Komponen di bawah

Ok, ikuti langkah di bawah ini. Pada coding program di bawah juga terdapat komentar yang bisa membantu Anda lebih memahami program tersebut.

1. Buatlah satu class sebagai subclass dari JFrame dengan nama FrameUtama.
Contoh:

2. Pada class tersebut buat constructor yang akan menginisialisasi objek FrameUtama

3. Mengubah kode dari class MyApp sebagai class untuk mengeksekusi program dan membuat objek class FrameUtama

Jalankan program, output:

border layout tutorial Java swing

Nah, itulah cara mudah menambahkan Java swing komponen pada frame sebagai container dan mengaturnya dengan layout manager (dalam hal ini adalah border layout). Cobalah untuk menambahkan komponen lainnya atau mencoba untuk menggunakan layout yang lainnya. Mohon share tutorial ini jika Anda rasa akan bermanfaat bagi orang lain.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*