8 Tips Membeli Laptop Sesuai Kebutuhan

Tips Membeli Laptop Sesuai Kebutuhan! – Laptop punya kelebihan karena mudah di bawa-bawa dan sebagai perangkat yang fleksibel untuk keperluan menjalankan aplikasi yang berat.

Kemampuannya itu menjadikannya sebagai perangkat terbaik untuk mendukung pekerjaan seperti programming atau bermain game ketika Anda berada di perjalanan, di rumah atau di ruang kuliah.

Pada kesempatan ini kami akan memberikan tips membeli laptop dengan jelas agar Anda bisa mendapatkan apa yang Anda cari sesuai dengan kebutuhan.

Kita semua tahu bahwa tablet dan smartphone selalu populer bagi kebanyakan orang. Namun ketika melibatkan aktivitas seperti tugas mengetik makalah penelitian, proposal kerja, mengedit video, atau kepuasan bermain game dengan kualitas terbaik dan portabel maka orang-orang akan lebih cenderung ke laptop.

laptop

Jadi jenis laptop seperti apa yang harus Anda dapatkan untuk keperluan Anda? Tenang saja, di sini kami telah menyusun sebuah panduan yang lengkap mengenai pembelian laptop dengan tujuan membantu aktivitas Anda.

Di luar sana terdapat berbagai ukuran, fitur, dan harga, dari  bermacam-macam brand laptop. Sehingga memberikan tantangan tersendiri dan itu sebabnya Anda perlu mencari tahu spesifikasi yang pas dengan kebutuhan Anda.

Tips Cepat Bagi Anda Yang Buru-buru Mencari Laptop Sesuai Keperluan

Kalau saat ini Anda sedang terburu-buru, maka beberapa hal di bawah adalah poin-poin penting yang harus dipertimbangkan saat memilih laptop baru.

tips membeli laptop

Ukuran layar, CPU, RAM, dan Penyimpanan Data

Ukuran layar 12,5 hingga 14 inci akan memberikan Anda pengalaman terbaik untuk kegunaan dan portabilitas. Kalau Anda jarang bepergian, layar yang lebih besar tidak akan menjadi masalah. Sementara itu, model laptop dengan layar kecil pada umumnya cocok untuk anak-anak.

Untuk kelancaran aktivitas dan pengunaan berbagai aplikasi dari ringan sampai berat saat ini, maka spesifikasi minimum setidaknya adalah sebagai berikut:

  • CPU Core i5
  • RAM 8GB
  • Resolusi layar di 1920 x 1080
  • Penyimpanan SSD, bukan hard drive
  • Daya tahan baterai minimal 8 jam, cocok bagi Anda yang memiliki mobilitas tinggi
  • Kalau Anda ingin menggunakan laptop sebagai tablet maka Anda juga bisa memilih model 2-in-1. Atau model notebook clamshell standar juga bisa menjadi pilihan yang tepat.
  • Baik laptop Windows atau MacBook sama-sama memberikan banyak fungsi. Pemilihan platform bisa sesuai dengan keinginan pribadi, tapi akan di bahas juga di sini. Sementara itu, Chromebook ideal untuk anak-anak dengan fungsi yang terus bertambah pesat.

1. Windows, Mac, atau Chrome OS: Platform Manakah Yang Akan Anda Pilih?

Mana yang terbaik di antara ketiga platform itu bukanlah pertanyaan yang mudah di jawab. Meskipun demikian, dengan mengetahui kekuatan dan kelemahan dari setiap platform dengan singkat akan cukup membantu.

Saat ini, kebanyakan laptop yang beredar menggunakan tiga sistem operasi, yaitu Windows, MacOS, atau Chrome OS. Sebenarnya memilih salah satu dari ketiganya lebih ke pendekatan pribadi.

Namun, berikut ini adalah penjelasan singkat dari apa yang ditawarkan oleh masing-masing platform tersebut.

Windows

Windows merupakan sistem operasi yang paling fleksibel dan telah hadir pada lebih banyak brand dan model dibandingkan dengan Chrome OS atau Mac OS X.

windows 10

Harga notebook Windows sangat bervariasi dan menawarkan beragam fitur dari layar sentuh hingga pemindai sidik jari sampai dual chip grafis.

Windows 10 yang merupakan sistem operasi flagship Microsoft telah melakukan sejumlah perbaikan dan peningkatan dari pendahulunya seperti Windows 7 dan 8.

Peningkatan ini termasuk kemampuan untuk beralih di antara mode tablet dan desktop, menu Start yang dirubah dengan live tiles dan asisten digital Cortana yang handal.

Sejak kemunculannya pada Juli 2015, perbaikan Windows 10 terus ditingkatan, salah satunya adalah kemampuan untuk menggunakan pertanyaan tindak lanjut dengan Cortana, mencari email menggunakan bahasa alami, atau menggunakan stylus untuk mencoret-coret atau desain hampir di mana saja.

macOS

Semua MacBooks kini hadir dengan sistem operasi desktop terbaru Apple yaitu macOS Mojave. Sistem operasi ini secara keseluruhan menawarkan kepada Anda berbagai fungsionalitas serupa dengan platform Windows 10.

Tetapi terdapat perbedaan pada bagian antarmuka yang menggantikan dock aplikasi di bagian bawah layar untuk menu Start Microsoft dan taskbar.

macOS

Kalau Windows punya Cortana maka pengguna Mac punya Siri. Melakukan transaksi dapat dilakukan dengan mudah melalui Apple Pay, menerima panggilan atau SMS dari ponsel, atau membuka kunci laptop dengan Apple Watch.

Meskipun demikian macOS tidak dibuat untuk pengoperasian “disentuh”. Ini karena tidak ada MacBook yang dilengkapi dengan layar sentuh.

Namun tampaknya ini tidak akan berlangsung lebih lama karena sistem operasi macOS Catalina yang akan datang akan membawa aplikasi iPad ke Mac. Sistem operasi terbaru itu membawa serta dukungan tampilan sekunder untuk iPad dan juga berbagai fitur aksesibilitas baru.

Chrome OS

Sistem operasi ini bisa ditemukan pada Samsung Chromebook 3 misalnya. Apa yang ditawarkan OS Google adalah kesederhanaan dan keamanan, tetapi lebih terbatas jika dibandingkan dengan Windows atau macOS.

Sekilas user interface-nya sangat mirip dengan Widows. Seperti pada desktop, menu aplikasi, dan kemampuan untuk men-drag Windows ke sekeliling.

Namun, browser utama yang digunakan adalah Chrome. Kelemahan dari Chrome OS adalah cukup banyak “aplikasi web” yang tidak bisa digunakan atau berfungsi ketika Anda offline. Mesipun demikian, Google kembali melakukan inovasi karena Chromebook yang canggih seperti Google Pixelbook telah mampu menjalankan aplikasi-aplikasi Android.

chromeOS

Chromebook lebih menawarkan harga rendah dengan kekuatan baterai lebih dan portabilitas baik ketika Anda membutuhkan perangkat untuk browsing, chatting, bersosial media, atau memeriksa email.

Selain itu juga perangkat ini populer digunakan oleh anak-anak karena perlindungan yang baik terhadap malware dan menawarkan fungsionalitas di atas banyak tablet.

Tertarik dengan Chromebook? Sebaiknya carilah yang memiliki spesifikasi minimal RAM 4GB, resolusi layar 1920 x 1080 pada umumnya lebih disukai, dan kapasitas penyimpanan 16 GB. Anda bisa mendapatkan yang 2-in-1 untuk bisa menggunakan aplikasi Android tapi Anda harus mengeluarkan uang lebih.

2. Perhatikan Ketika Memilih Ukuran Laptop

Portabilitas adalah poin penting yang harus Anda perhatikan sebelum Anda melihat harga dan spesifikasi dari sebuah laptop. Ini tidak sulit karena biasanya ukuran layar menjadi kategori tertentu dari laptop.

laptop display

Seperti di bawah ini:

  • Ukuran layar 11 – 12 inci biasanya memiliki berat 1130 sampai 1600 gram, sebagai sistem tertipis dan paling ringan
  • Layar berukuran 13-14 inci akan memberikan Anda  keseimbangan dan portabilitas terbaik. Terutama ketika Anda mendapatkan berat laptop di bawah 1800 gram.
  • Ukuran 15 inci adalah ukuran yang paling populer. Tentu saja menawarkan pada Anda ukuran layar yang lebih besar. Dengan berat sekitar 2000 gram – 2700 gram, lebih cocok jika Anda adalah seseorang yang punya mobilitas rendah atau jarang membawanya.
  • Layar berukuran 17-18 inci cocok dipilih kalau laptop Anda selalu berada diatas meja kerja sepanjang waktu. Laptop ini bisa memberikan kapasitas yang dibutuhkan untuk memainkan game kelas atas atau Anda perlu melakukan produktivitas setara workstation.

3. Apakah Anda Perlu Memilih Model 2-In-1?

Saat ini banyak laptop PC yang masuk ke dalam kategori laptop 2 in 1. Suatu “perangkat hybrid” yang mudah beralih dari mode clamshell biasa, mode tablet, atau beralih ke posisi berbeda lainnya, misalnya mode tenda atau mode dudukan.

laptop 2 in 1

Model ini biasanya hadir dalam 2 tipe yang berbeda, yaitu:

  • Bisa dilepas, dalam artian layarnya bisa sepenuhnya terlepas dari keyboard
  • Laptop fleksibel, dikatakan demikian karena punya engsel yang mampu memutar 360 derajat untuk berubah mode.

Hampir seluruh sistem ini bisa memberikan pelayan terhadap satu tujuan lebih baik dibandingkan dengan yang lainnya. Ketika ditekuk sebagai laptop atau ketika dilepas maka perangkat ini bisa memberikan pengalaman unggul dari sebuah tablet.

Kalau Anda benar-benar tidak membutuhkan laptop Anda sebagai slate, maka Anda bisa saja mendapatkan kinerja lebih baik untuk laptop clamshell biasa dengan budget yang sama.

Namun, jika Anda benar-benar membutuhkan model 2-in-1 maka model yang dapat ditekuk pada umumnya punya daya tahan baterai yang lebih baik dari pada model yang bisa dilepas.

4. Perhatikan Keyboard dan Touchpad

Laptop bisa menjadi sangat mengesankan bila memiliki ergonomi yang baik. Kalau Anda adalah seorang profesional dengan tuntutan pekerjaan berkutat di laptop maka Anda harus memastikan jika keyboard bisa memberikan sentuhan yang solid, memiliki cukup jarak horizontal antar tombol, dan jarak tombol vertikal ke bawah ketika di tekan berkisar 1 sampai 2 mm.

Touchpad akurat akan memberikan pergerakan kursor yang baik. Dengan demikian Anda aka merasakan respons yang konsisten meskipun Anda beralih ke gerakan multisentuh seperti “pinch-to-zoom”.

Apakah laptop akan digunakan untuk kebutuhan bisnis? Maka pertimbangkan untuk memilih laptop yang memiliki pointing stick atau nub yang terletak di antara tombol G dan H. Sehingga Anda bisa melakukan navigasi disekitar desktop tanpa harus mengangkat jari-jari tangan dari deretan keyboard.

5. Memilih Spesifikasi Laptop

Komponen-komponen notebook yang ada di dalamnya seperti prosesor, RAM, hard drive, atau GPU dapat membuat bingung bahkan bagi para penggemar notebook sekalipun. Jadi, jangan sampai Anda terintimidasi ketika melihat spek seperti barisan huruf dan angka yang tidak enak dilihat.

Sebagai otak dari komputer, CPU prosesor sangat berpengaruh besar pada kinerja. Namun, itu juga sebenarnya tergantung pada apa yang Anda mau lakukan. Dengan kata lain, model yang paling murah pun bisa bekerja cukup baik untuk penggunaan yang sesuai.

Ok, berikut ini ikhtisar dari spesifikasi laptop yang bisa membantu Anda.

CPU

Intel Core i9

Saat ini, prosesor Core i9 menggantikan Core i7 sebagai prosesor top line dari intel dengan memberikan kinerja yang lebih cepat dibandingkan dengan mobile chip lainnya.

intel core i9

Untuk sekarang hanya terdapat di laptop premium, workstation, dan rig gaming kelas atas. Prosesor ini akan memberikan keuntungan lebih dan benar-benar premium jika berada di pengguna yang tepat.

Dengan kata lain misalnya Anda adalah power user yang menggunakan program serta aplikasi dengan tuntutan tinggi.

Intel Core i7

Intel Core i7 memungkinkan pengguna untuk memainkan game dengan lebih cepat dan produktivitas tinggi. Ada juga seri Core i7 Y dengan kinerja lebih rendah.

Perhatikan ketika anda melihat CPU dengan angka 8 pada seri model seperti Core i7-8250U. Ini artinya itu adalah generasi ke-8 dari seri Core dan tentu saja menwarkan kinerja yang lebih baik. Meskipun demikian, seri H generasi ke-9 sudah tersedia saat ini.

Intel Core i5

Core i5 cocok bagi Anda yang ingin laptop mainstream dengan kinerja dan kombinasi harga terbaik. Model dengan seri berakhiran U, seperti Core i5-7200U adalah yang paling umum ditemukan. Model dengan huruf Y akan menggunakan daya rendah dengan inerja yang lebih buruk.

Sementara itu model HQ akan menggunakan lebih banyak daya watt dan banyak muncul dalam sistem workstation dan gaming yang lebih tebal.

Sementara itu kabarnya generasi ke-10 Intel CPU yang disebut “Ice Lake” memiliki empat inti dan beberapa fitur bermanfaat seperti dukungan untuk Wi-Fi 6, AI yang lebih baik, dan integrasi dengan Thunderbolt 3.

Intel Core i3

Intel Core i3 memiliki performa selangkah di bawah Core i5, demikian pula dengan harga yang ditawarkannya. Kalau Anda bisa meningkatkannya kami merekomendasikan untuk memilih Core i5.

AMD Ryzen Mobile

AMD Ryzen Mobile adalah set chips yang diciptakan untuk bersaing dengan prosesor Intel Core i5 dan Core i7.

Seri AMD A, FX atau E

Banyak ditemukan pada laptop relatif murah. Prosesor AMD, di mana perusahaan menyebutnya sebagai APU daripada CPU. Menawarkan kinerja cukup baik sesuai uang yang dikeluarkan untuk browsing, media, dan produktivitas.

Intel Pentium Celeron

Intel Pentium Celeron menawarkan kinerja paling lambat, tapi tidak masalah kalau Anda hanya memerlukannya untuk surfing internet dan mengedit dokumen yang ringan. Tapi kalau Anda punya kesempatan untuk memilih Core i3 atau Core i5, jangan ragu untuk melakukannya!.

Intel seri Y  Core m / Core i5 / i7

Prosesor ini menghasilkan panas dan daya rendah sehingga memungkinkan sistem dengan prosesor ini tidak menggunakan kipas. Performa yang ditawarkan lebih baik daripada Intel Celeron namun masih satu tingkat di bawah seri core i5 U reguler.

RAM

Banyak laptop dengan RAM 4GB tapi saat ini sebaiknya Anda memilih minimal RAM 8GB atau kalau punya anggaran lebih RAM 16GB akan lebih baik lagi. Namun bagi kebanyakan orang, RAM 32 GB itu tampak berlebihan sementara 64GB dan di atasnya lebih di tekankan untuk power users.

Drive Penyimpanan

Drive penyimpanan bisa lebih penting daripada kecepatan CPU. Kalau Anda tidak membutuhkan banyak kapasitas penyimpanan inernal maka Anda bisa memilih solid state drive (SSD) dibandingkan dengan hard drive. Alasannya adalah Anda bisa mendapatkan kecepatan tiga kali lipat atau laptop akan jadi lebih cepat secara keseluruhan.

Sementara itu, unit PCIe x4 atau dikenal dengan NVME menawarkan pada Anda kecepatan tiga kali lipat dibandingkan dengan drive SATA biasa. Namun banyak laptop murah yang menggunakan memori eMMC, secara teknis adalah solid-state namun ternyata tidak lebih cepat dibandingkan dengan hard drive mekanis.

Display

Kebanyakan laptop budget punya layar 1366 x 768, demikian pula dengan beberpa jenis laptop bisnis. Semakin tinggi piksel maka semakin tajam tampilan layar. Kalau Anda memiliki anggaran lebih, sebaiknya Anda memilih panel yang bisa beroperasi di 1920 x 1080 atau dikenal sebagai full HD.

Banyak laptop premium kelas atas dilengkapi layar 2560 x 1600, 3200 x 1800, bahkan sampai 3840 x 2160. Meski begitu, layar tajam juga sangat menguras baterai, dengan kata lain life time baterai bisa berkurang.

Layar sentuh

Kalau Anda berencana membeli laptop clamshell yang biasa maka keberadaan layar sentuh bisa menjadi kurang memberi keuntungan. Sementara itu daya tahan baterai juga 1 – 3 jam lebih sedikit. Tapi, pada laptop 2-in-1, layar sentuh telah menjadi standar dan Anda akan mendapat keuntungan maksimal.

Chip Grafis

Kalau Anda tidak akan menggunakan laptop untuk bermain game PC berat, mengedit video berosulusi tinggi, atau membuat objek 3D, maka chip grafis yang terintegrasi sudah cukup. Terintegrasi di sini artinya chip grafis itu berbagai memori dengan sistem.

Nvidia GEFORCE MX250

Tapi kalau Anda punya salah satu kebutuhan di atas maka Anda akan membutuhkan prosesor grafis diskrit dari Nvidia atau AMD. Tidak jauh berbeda dengan CPU, dimana untuk chip grafis juga ada kelas atas dan kelas bawah.

Misalnya ada Nvidia GTX 1050 untuk keas bawah, GTX 1050 Ti atau GTX 1060 untuk kelas menengah, dan RTX 2070 atau 2080 untuk kelas atas. Seperti halnya AMD, Nvidia juga menyimpan daftar urutan chip grafis dari rendah ke tinggi.

Ports

Tidak adanya port pada laptop biasanya bukanlah kebanyakan alasan orang batal membelinya. Namun tentu menjadi penolong ketika Anda membutuhkan koneksi yang diperlukan di sistem daripada harus membawa dongle. Banyak laptop biasa punya port USB 3.0 dan HDMI untuk video.

Namun saat ini, semakin banyak laptop yang dilengkapi port USB Type-C atau Thunderbolt yang kompatibel dengan USB Type-C tersebut. Laptop dengan USB Type-C punya nilai lebih karena Anda bisa dengan mudah menghubungkannya ke docks dan pengisi daya universal.

Kalau Anda mau bersabar, USB 4 dikabarkan akan diluncurkan tidak lama lagi dengan menawarkan tingkat kecepatan transfer lebih cepat dan mampu menghubungkan monitor 4K hanya dengan satu kabel. Beberapa koneksi berguna lainnya adalah slot kartu SD, jack headphone, atau jika Anda seorang gamer maka mungkin memerlukan port Ethernet.

DVD atau Bluray Drives

Beberapa laptop hadir dengan drive optikal, namun karena film atau software bisa di unduh maka keberadaanya bukanlah yang utama. Namun, kalau Anda benar-benar membutuhkan disc drive tersebut sementara laptop Anda tidak memilikinya maka Anda bisa membeli perangkat eksternalnya yang terhubung dengan USB dengan harga terjangkau.

Anda juga bisa menghemat uang lebih dengan melewati fitur-fitur yang mungkin tidak diperlukan seperti Windows 10 pro atau kamera infra merah.

6. Masa Pakai Baterai

Kalau Anda akan sering menggunakan laptop dipangkuan Anda, sering melakukan perjalanan, baik itu ketika bekerja atau dirumah maka setidaknya Anda memerlukan baterai dengan daya tahan minimal 7 jam atau 8 jam idealnya.

Tapi, kalau Anda hanya akan meletakkannya di satu tempat dan sangat jarang berpindah-pindah, selama dekat dengan sumber listrik maka itu masa pakai baterai tidak menjadi masalah. Anda tidak bisa menggunakan kata-kata dari pabrikan untuk meenetukan perkiraaan daya tahan baterai.

Lebih baik Anda membaca ulasan yang objektif dan terpercaya dari pihak ketika mengenai daya tahan baterai dari laptop yang akan Anda beli.

7. Mempertimbangkan Anggaran Untuk Membeli Laptop

Memang saat ini Anda bisa membei laptop baru yang dapat digunakan dengan anggaran di bawah 3 juta rupiah. Tapi kalau Anda punya budget lebih tentu bisa mendapatkan sistem dengan kualitas yang lebih baik, kinerja lebih memuaskan, dan tampilan yang lebih baik.

Berikut ini adalah kisaran harga laptop dan spesifikasi apa yang bisa Anda dapatkan dengan kisaran harga tersebut.

  • Harga 2 – 3 jutaan rupiah. Dengan kisaran harga itu notebook yang termasuk paling murah adalah Chromebook dengan OS Google browser-centric atau Sistem Windows low-end dengan prosesor lebih lambat dan kapasitas penyimpanan minimal, seperti HP Stream 11 atau Dell Inspiron 11 3000 Series. Anda bisa menggunakannya sebagai perangkat sekunder atau hanya diperuntukkan untuk anak-anak.
  • Harga 5 sampai 8.5 juta rupiah. Dengan kisaran harga ini Anda bisa mendapatkan notebook dengan prosesor intel Core i5 atau AMD A8, RAM 4GB – 8GB, dan hard drive 500GB. Itu merupakan spesifikasi yang cukup baik. Kelemahannya dalam rentang harga ini biasanya adalah tidak memiliki SSD, baterai yang kurang tahan lama, atau layar belum full HD. Namun, ada beberapa pengecualian penting untuk Acer Aspire E 15 dan Asus Chromebook Flip C434.
  • Harga 8.5 – 13 jutaan rupiah. Ketika Anda punya anggaran di atas 8.5 juta maka Anda bisa melihat desain premium lebih banyak, seperti logam. Banyak pabrikan juga menambahkan fitur-fitur lain seiring dengan meningkatnya harga. Termasuk juga peningkatan pada display dan SSD. Ingin mendapatkan harga lebih murah dengan fasilitas yang banyak? Coba pertimbangkan untuk melihat Lenovo IdeaPad 530s atau Asus ZenBook UX333FA sebagai contoh.
  • Harga di atas 13 juta rupiah. Pada kisaran harga ini Anda bisa mengharapkan notebook yang lebih portabel atau lebih kuat atau bahkan mungkin keduanya. Anda juga bisa mengharapkan layar dengan resolusi lebih tinggi, prosesor dengan kinerja lebih cepat, atau bahkan mungkin diskrit grafis. Apple MacBook Air dan Dell XPS 13 adalah contoh ultraportable yang paling ringan dan juga tahan lama dengan harga cenderung di atas 14 juta rupiah. Sedangkan sistem game dan workstation kelas atas biasanya berharga dari 21 juta sampai 42 juta rupiah.

8. Brand Laptop Mana Yang Anda Pilih?

Perusahaan yang berdiri di belakang laptop yang akan Anda beli bisa mencerminkan bagaimana kualitas laptop itu sendiri. Dukungan teknis tepat waktu hanyalah sebagian kecil dari bagaimana Anda layak menghabiskan uang untuk laptop itu.

Kriteria lain yang harus dipertimbangkan adalah desain, nilai dan seleksi, ulasan kinerja, dan berbagai kriterial lainnya. Beberapa perusahan laptop terbaik diantaranya adalah Apple, Microsoft, Lenovo, Asus, Dell, MSI, Acer, HP, Toshiba, dan Samsung.

Selain itu setiap brand memiliki keunggulan tersendiri, misalnya brand tersebut akan berada di urutan pertama untuk laptop gaming terbaik, namun belum tentu berada di urutan pertama untuk fungsi primer lainnya.

Kesimpulan

Demikianlah beberapa tips membeli laptop yang penting untuk diketahui agar Anda bisa mendapatkan apa yang Anda cari sesuai dengan kebutuhan dan anggaran. Harga yang lebih tinggi cenderung memberikan spek yang lebih baik.

Namun, spek tersebut tidak akan terasa sangat menguntungkan kalau Anda hanya menggunakannya seperti hanya untuk kebutuhan yang umum, seperti browsing, melihat atau mendengar media, atau mengedit dokumen ringan.

Dengan kata lain buat apa membeli yang mahal kalau laptop yang biasa bisa memenuhi semua keperluan Anda dengan baik. Meskipun demikian, semuanya terserah pada keinginan dan selera Anda. Semoga Anda menemukan laptop yang Anda cari dan semoga artikel ini bisa memberikan manfaat untuk Anda.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*