Memahami Proses Pada Array Dua Dimensi Java

Bagaimana Melakukan Proses Pada Array Dua Dimensi?

Seperti halnya pada proses array satu dimensi (array biasa), penggunaan for loop dalam hal ini menjadi aspek yang sangat penting dan harus dikuasai terlebih dahulu. Oleh karena itu, bagi para pemula terlebih dahulu harus memahami mengenai for loop ini.

Proses Pada Array Dua Dimensi - Belajar Java Pemula

Untuk proses pada array dua dimensi, for loop bersarang sering digunakan. Penggunaan for loop bersarang ini dapat melakukan proses untuk insialisasi array oleh user secara manual, inisialisasi array secara random, penjumlahan array,  dan sebagainya.

Berikut ini adalah beberapa fundamental pengoperasian array dua dimensi dengan menggunakan for loop bersarang (nested for loop) :

  • Menginisialisasi array dengan input dari user.
    Untuk menginisialisasi array dua dimensi kita bisa menggunakan for loop bersarang, sementara itu, untuk memperoleh input dari user kita bisa menggunakan class Scanner.

    Contoh Output :
  • Menginisialisasi Array Dengan Angka Random Dan Kemudian Menampilkan Array Tersebut.

Disini array diinisialisasi secara random dengan elemen int antara 0 – 99. Untuk membuat angka random menggunakan method static yaitu random( ) dari class Math.

Contoh Output:

  • Membuat elemen array secara random kemudian menjumlahkannya.
    Untuk menjumlahkan semua elemen array dua dimensi, maka kita pertama-tama menginisialisasi variabel  jumlahTotal ke 0. Kemudian setelah elemen ditetapkan secara random, melalui for loop bersarang kita bisa  menghitung jumlah total elemen array.

Contoh output:

  • Membuat elemen array secara random kemudian menghitung jumlah elemennya per-kolom.
    Di bawah ini adalah contoh menghitung elemen array dalam setiap kolom, di mana array telah diinisialisasi secara random terlebih dahulu.

Contoh output:

  • Membuat elemen array secara random dan menghitung jumlah elemen setiap baris.

Di bawah ini adalah contoh menghitung elemen array dalam setiap baris,
di mana array telah diinisialisasi secara random terlebih dahulu.

Contoh output:

  • Menentukan baris dengan jumlah elemen terbesar pada array.
    Di bawah ini adalah contoh untuk menentukan pada baris di mana jumlah maksimum array berada,  setelah array telah diinisialisasi secara random terlebih dahulu.

Contoh output:

  • Random shuffling pada array dua dimensi.
    Random shuffling untuk array dua dimensi dilakukan menggunakan for loop yaitu untuk setiap elemen array[baris][kolom] menghasilkan index barisl dan koloml, kemudian menukar array[baris][kolom] dengan array[barisl][koloml], sebagai berikut :

Contoh output:

Baca Juga:

10 IDE terbaik untuk programmer Java.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*