Memahami Exceptions Berantai Pada Program Java

Sebelumnya anda sudah mengetahui bahwa blok catch akan melemparkan kembali exception yang asli (original). Namun terkadang Anda perlu juga untuk melemparkan exception yang baru dengan informasi tambahan bersama dengan exception original. Proses ini disebut dengan exception berantai (chained exception).

Berikut ini adalah contohnya:

Contoh output:

Penjelasan dari program diatas adalah sebagai berikut:

  • Method main memanggil methodA pada line 20, kemudian methodA memanggil methodB di line 6.
  • MethodB kemudian melemparkan exception pada line 14.
  • Exception ini kemudian ditangkap oleh blok catch di methodA kemudian di ‘wrap’ dalam exception baru di line 9.
  • Exception baru dilemparkan dan ditangkap oleh blok catch pada method main di line 22.
  • Method printStackTrace pada line 23 akan memberikan infomrasi dari exception
  • Exception baru yang dilemparkan dari methodA akan ditampilkan terlebih dahulu kemudian diikuti oleh exception original yang dilemparkan dari methodB.
exception berantai Java

Class Throwable Memiliki Constructor Yang Mendukung Exception Berantai Pada Program Java

Exception berantai ini pertama kali diperkenalkan sejak Java 1.4. Untuk mendukung exception berantai ini maka pada class Throwable terdapat 2 constructor yang mendukungnya, yaitu:

  • Throwable (Throwable cause)
  • Throwable (String msg, Throwable cause)

Method dari Class Throwable Yang Mendukung Exception Berantai

Method class Throwable untuk exception berantai ini diantaranya adalah:

  • getCause(), method ini akan mengembalikan penyebab aktual dari exception.
  • initCause(Throwable cause), method ini akan meng-set penyebab untuk memanggil exeception.

Contoh dari penggunaan method tersebut sebagai berikut:

Contoh output:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*